Senin, 20 Desember 2010

DAMPAK PSIKOSOSIAL BENCANA TERHADAP KELOMPOK RENTAN

SIAPA YANG TERMASUK KELOMPOK RENTAN  ?
  • Anak-anak
  • Remaja
  • Perempuan
  • Laki-laki
  • Lansia
  • Penderita Cacat Fisik dan Mental
  • Ada lagi  ?
Dampak Psikososial Bencana Terhadap Kelompok Rentan
Ciri umum pada Anak
  • Sulit mengungkapkan apa yang dirasakan/ dipikirkan secara lisan.
  • Masih tergantung pada orang tua.
  • Terkadang belum paham akan apa yang terjadi (yang mati tidak akan kembali, tidak punya rumah lagi)
  • Sangat terpengaruh oleh reaksi orang yang lebih dewasa.
  • Takut ditinggal sendirian.
  • Magical thinking.
Reaksi umum pada Anak
  • Perilaku  : umumnya terjadi masalah tidur, kemunduran perilaku (regressive behavior) seperti ngompol
  • Emosi     : takut, cemas, depresi, marah, rasa bersalah.
  • Fisik       : pusing, sakit perut (psikosomatis), gangguan makan.
  • Kognitif  : bingung, sulit konsentrasi, masalah dalam belajar.
Ciri umum pada Remaja
  • Perubahan fisik menyebabkan rasa tidak nyamandengan diri sehingga perlu beradaptasi.
  • Reaksi mirip dengan orang dewasa.
  • Mampu berpikir logis, memecahkan masalah, melihat sebab-akibat, membuat rencana, melakukan analisa sehingga sudah memahami apa yang terjadi, paham mengenai konsep "Permanent Loss".
  • Tema sentral kehidupan : teman-teman.
Reaksi umum pada Remaja
  • Perilaku berisiko tinggi : narkoba, seks bebas.
  • Menarik diri dari pergaulan.
  • Tidak mau bicara pada orang tua.
  • Mudah sekali marah.
  • Bermasalah di sekolah.
Dampak terhadap Perempuan
  • Harus menjadi tulang punggung keluarga.
  • Sangat rentan mengalami kekerasan. Contoh : perkosaan, pelecehan, dll.
  • Keterbatasan fisik.
  • Trauma berulang sehingga bisa terkena penyakil menular seksual, hamil di luar nikah, dsb.
  • Perempuan cenderung lebih rentan terhadap depresi dan kecemasan.
  • Perempuan memiliki kekuatan dan kemampuan untuk membantu orang lain.
Dampak terhadap Laki-laki
  • Sering terabaikan karena dianggap kuat.
  • Menjalankan peran baru (misalnya sebagai pengasuh anak).
  • Trauma juga menyebabkan perubahan bermakna bagi laki-laki, sama seperti kelompok lainnya.
  • Takut memikirkan masa depan.
Dampak terhadap Lansia
  • Perasaan takut yang diikuti dengan rasa marah dan frustasi.
  • Merasa gelisah, sendiri dan putus asa.
  • Meningkatnya ketergantungan pada keluarga.
  • Menarik diri, sering menangis, depresi.
  • Gangguan tidur.
  • Keinginan untuk bunur diri.
  • mengalami disorientasi karena rutinitas terganggu.
  • Kesulitan konsentrasi dan berkomunikasi.
  • Sumber tekanan terbesar ialah rasa KEHILANGAN.
Dampak terhadap Orang Cacat Mental dan Fisik
  • Memiliki kebutuhan yang agak berbeda dari orang normal secara fisik.
  • Lebih diacuhkan oleh orang lain.
  • Tidak berdaya, tidak bisa minta tolong.
  • Terpinggirkan, terisolasi, menjadi korban untuk kedua kalinya.
  • Berisiko besar mengalami kekurangan nutrisi, tertular penyakit, dan kekurangan perawatan kesehatan.
TIDAK BOLEH DILUPAKAN ....!
Setiap manusia adalah UNIK dan biasanya bereaksi dengan cara-carayang sangat individual (berbeda), walaupun berada dalam rentang usia yang sama.

Selain berdampak padamasyarakat yang tinggal di lokasi bencana, siapa lagi yang rentan mengalami masalah penyesuaian kembali setelah bencana terjadi  ?

Yang juga Rentan mengalami masalah penyesuaian kembali... ?
  • Kehilangan orang terdekat.
  • Pernah terancam jiwanya.
  • Melihat orang terluka atau tewas.
  • Berada di lokasi kejadian.
  • Kehilangan rumah, harta benda, atau lingkungan tempat tinggal.
  • Kehilangan komunikasi/ dukungan kerabat dekat.
  • Ada tuntutan emosi tinggi (misalnya : berulangkali meminta tim evakuasi mencari jenazah).
  • Kelelahan, lapar dan kantuk yang luar biasa.
  • Berulangkali berhadapan dengan bahaya, kehilangan, beban fisik/ emosi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar